Rabu, 13 Oktober 2021

Manfaat Data Mining & Perbedaan Supervised dan Unsupervised Learning

Manfaat Data Mining & Perbedaan Supervised dan Unsupervised Learning

Oktober 13 , 21

Apa manfaat data mining?

Pemanfaatan data mining dilihat dari dua sudut pandang, yaitu sudut pandang komersial dan sudut pandang keilmuan.

Dari sudut pandang komersial, pemanfaatan data mining dapat digunakan untuk menangani meledaknya volume data, dengan menggunakan teknik komputasi dapat digunakan untuk menghasilkan informasi-informasi yang dibutuhkan yang merupakan asset yang dapat meningkatkan daya saing suatu institusi.

Contohnya :

1. Bagaimana mengetahui hilangnya pelanggan karena pesaing

2. Bagaimana mengetahui item produk atau konsumen yang memiliki kesamaan karakteristik

3. Bagaimana mengidentifikasi produk-produk yang terjual bersamaan dengan produk lain

4. Bagaimana memprediksi tingkat penjualan

5. Bagaimana menilai tingkat resiko dalam menentukan jumlah produksi suatu item

6. Bagaimana memprediksi perilaku bisnis dimasa yang akan dating


Dari sudut pandang keilmuan, data mining dapat digunakan untuk mengcapture, menganalisa serta menyimpan data yang bersifat real time dan sangat besar, misalnya:

1. Remote sensor yang ditempatkan pada suatu satelit

2. Telescope yang digunakan untuk memindai langit

3. Simulasi saintifik yang membangkitkan data dalam ukuran terrabytes


Algoritma Supervised vs Unsupervised Learning, Apa Bedanya?

Daftar Isi:

1. Apa itu Algoritma Supervised Learning?

2. Apa itu Algoritma Unsupervised Learning?

3. Contoh Pengaplikasian Algoritma Supervised dan Unsupervised Learning

Sebagai manusia, kita memiliki cara yang berbeda-beda untuk mempelajari sesuatu. Cara siswa A belajar matematika mungkin saja berbeda dengan cara siswa B belajar matematika. Ilustrasi ini menggambarkan bagaimana algoritma pembelajaran dalam machine learning. Dua cara pendekatan pembelajaran utama dalam machine learning adalah algoritma supervised learning dan algoritma unsupervised learning. Kedua algoritma ini memiliki cara yang berbeda dalam proses pembelajaran. Selain itu, algoritma-algoritma ini juga digunakan dalam situasi dan dengan jenis data yang berbeda. 

Di era modern, machine learning mulai banyak diterapkan di perusahaan karena dapat membantu proses otomatisasi dan mengurangi pengeluaran perusahaan untuk menggaji pekerja. Oleh karena itu, saat ini mulai banyak rekruitmen machine learning engineer dengan gaji fantastis. Seperti yang telah dijelaskan di awal, algoritma machine learning dibagi menjadi dua, yaitu supervised dan unsupervised learning. Algoritma supervised learning membutuhkan data label atau kelas, sedangkan pada algoritma unsupervised learning tidak membutuhkan data label. Kedua algoritma ini sangat berbeda, apakah kamu tahu apa saja perbedaan algoritma supervised dan unsupervised learning? Pada artikel kali ini, DQLab akan menjelaskan apa saja perbedaan kedua algoritma tersebut. Penasaran? Yuk simak artikel ini sampai selesai!

1. Apa itu Algoritma Supervised Learning?

Sesuai namanya, algoritma supervised learning merupakan algoritma machine learning yang proses pembelajarannya di bawah pengawasan guru atau supervisor. Algoritma ini memerlukan data berlabel untuk membangun sebuah model yang tingkat akurasinya bisa ditingkatkan dari waktu ke waktu. Semakin banyak model tersebut mengolah data, maka tingkat keakurasiannya juga akan semakin tinggi. Dalam algoritma supervised learning, terdapat dua variabel, yaitu variabel input yang biasa disebut variabel X dan variabel output yang biasa disebut variabel Y. Tujuan algoritma supervised learning adalah untuk mempelajari fungsi pemetaan dari variabel X ke variabel Y. Rumus umum pemetaan variabel X dan Y adalah Y = f(X). Tujuan akhir dari algoritma supervised learning adalah untuk memperkirakan fungsi pemetaan (f) agar kita dapat memprediksi variabel Y ketika kita memiliki data input (variabel X) yang baru. 

2. Apa itu Algoritma Unsupervised Learning?

Konsep dasar dalam algoritma supervised learning adalah proses pembelajaran yang diawasi oleh guru, sedangkan dalam algoritma unsupervised learning, proses pembelajaran lebih bebas karena tidak ada pengawasan. Algoritma unsupervised learning lebih bebas dalam proses eksplorasi data karena tidak memiliki data label dan bisa mencari karakteristik data yang tersembunyi. Algoritma ini menggunakan titik data sebagai referensi untuk menemukan struktur dan pola yang ada di dalam data set. 

3. Contoh Pengaplikasian Algoritma Supervised dan Unsupervised Learning

Supervised learning dapat dimanfaatkan untuk memprediksi harga rumah, mengklasifikasikan suatu benda, memprediksi cuaca, dan kepuasan pelanggan. Dalam memprediksi harga rumah, data yang harus kita miliki adalah ukuran luas, jumlah kamar, fitur, fasilitas, dan lain sebagainya. Kemudian, kita harus memiliki data harga-harga rumah. Data-data ini merupakan data-data berlabel. Dengan memanfaatkan data dari ribuan rumah, kita dapat melatih model supervised learning untuk memprediksi harga rumah berdasarkan data-data yang sudah diketahui sebelumnya. Salah satu contoh pengaplikasian supervised learning yang paling menarik adalah memprediksi kondisi cuaca di lokasi tertentu. Untuk membuat prediksi cuaca yang benar, kita perlu memperhitungkan berbagai parameter, termasuk data suhu dari waktu ke waktu, curah hujan, angin, kelembaban, dan lain sebagainya. Metode yang tepat untuk memprediksi suhu adalah metode regresi dengan label output berupa data kontinu, sedangkan metode untuk memprediksi turunnya salju adalah metode klasifikasi binar. Metode supervised learning yang paling populer adalah klasifikasi. Metode ini digunakan e-commerce untuk memprediksi sentimen teks dari tweets atau ulasan produk mereka. Jika tweets atau ulasan produk masuk ke dalam kelas positif, maka dapat diartikan bahwa pelanggan puas dengan produk tersebut. 

Contoh pengaplikasian algoritma unsupervised learning adalah segmentasi pelanggan, mengurangi kompleksitas suatu masalah, dan memilih fitur yang tepat. Segmentasi pelanggan membutuhkan metode clustering. Metode ini termasuk algoritma unsupervised learning yang bertujuan untuk menemukan kelompok atau cluster alami di dalam data input. Salah satu pendekatan umum dalam clustering adalah membagi titik data sedemikian rupa sehingga setiap titik data yang memiliki kemiripan masuk ke dalam grup yang sama. Metode clustering biasanya digunakan untuk menentukan segmen pelanggan dalam data pemasaran. Jika tim pemasaran memiliki data segmentasi pelanggan, maka tim pemasaran dapat melakukan pendekatan yang tepat ke setiap segmen pelanggan. Pengurangan dimensi adalah salah satu teknik algoritma unsupervised learning yang umum digunakan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah variabel acak yang sedang dipertimbangkan. Salah satu tujuan pengurangan dimensi adalah untuk mengurangi kompleksitas masalah dengan memproyeksikan ruang fitur ke ruang dimensi yang lebih rendah sehingga variabel yang kurang berkorelasi dapat dihapus. Pendekatan yang paling umum digunakan dalam pengurangan dimensi adalah algoritma PCA, t-SNE, dan UMAP. algoritma-algoritma ini sangat berguna untuk mengurangi kompleksitas masalah dan memvisualisasikan sampel data dengan lebih baik.

Machine learning berhubungan erat dengan data science. Kedua istilah ini banyak dipakai dan dikombinasikan untuk membentuk algoritma yang powerful. Dalam data science, proses pengolahan data tidak bisa dilakukan menggunakan metode konvensional sehingga membutuhkan algoritma machine learning agar proses pengolahan data lebih cepat. Baik data science dan machine learning sama-sama banyak dibutuhkan oleh perusahaan karena dapat menghasilkan informasi yang insightful yang berguna bagi performa perusahaan. Fakta unik dari data science adalah ilmu ini dapat dipelajari oleh siapapun, bahkan dapat dipelajari oleh orang-orang yang tidak memiliki basic IT dan statistika.


Senin, 11 Oktober 2021

Resume Topologi Jaringan

Resume Topologi Jaringan

Oktober 11 , 2021


Resume Masing-Masing Topologi Jaringan
Topologi Jaringan


Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang akan dibahas di blog belajar komputer ini.


Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer


1. Topologi Ring


Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.



Kelebihan

  • Mudah dalam perancangan dan pembuatan
  • performa sinyal dan aliran data stabil, bahkan lebih baik dari topologi bus, meskipun mengalirkan data yang berat
  • Jika terjadi masalah, mudah untuk dilakukan konfigurasi ulang atau pemasang baru
  • Hemat dalam penggunaan kabel
  • Hemat dalam biaya


Kekurangan:

  • Jika ada satu komputer yang eror, maka keseluruhan jaringan juga akan ikut eror, solusinya adalah dengan penggunaan topologi ring ganda
  • Performa aliran lalu lintas data bergantung pada jumlah komputer pada jaringan tersebut


2. Topologi Bus


Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.



Kelebihan:

  • Lumayan sederhana
  • Apabila ingin menambah server baru lumayan mudah, karena pemasangan tidak memutus keseluruhan jaringan sehingga tidak mengganggu server yang lain
  • Hemat dalam penggunaan kabel dan biaya karena cuma menggunakan satu kabel utama


Kekurangan:

  • Bila kabel utama mengalami gangguan, maka semua jaringan juga mengalami gangguan
  • Jalur lalu lintas lumayan padat karena bolak-balik
  • Apabila jarak jauh diperlukan repeater
  • Susah melacak tempat trouble
  • Jika komputer banyak yang terhubung maka performa sinyal dan lalu lintas akan menurun

 

3. Topologi Star

Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.




Kelebihan:

  • Tingkat keamanan tergolong tinggi
  • Mudahnya dalam penambahan komputer baru yang ingin disambungkan
  • Apabila ada yang eror mudah untuk dideteksi
  • Paling fleksibel diantara topologi jaringan yang lainnya
  • Kemudahan dalam mengontrol karena sistemnya yang terpusat


Kekurangan:

  • Apabila Hub/Switch rusak maka keseluruhan jaringan juga rusak
  • Lumayan boros dalam penggunaan kabel
  • Hub sangat sensitif, karena dia sebagai tempat central bagi jaringan
  • Tergantung spesifikasi Hubnya, apabila rendah maka performa sistem jaringan juga rendah
  • Biaya lebih mahal

 

4. Topologi Mesh


Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.




Kelebihan:

  • Arus lalu lintas data cepat diantara topologi jaringan yang lain karena memiliki jalur masing masing
  • Terjaminnya kapasitas channel komunikasi
  • Jika ada ganggguan pada satu koneksi jaringan, maka tidak mengganggu koneksi yang lain
  • Terjaminnya keamanan dan privasi karena akses langsung dapat dilakukan antara dua komputer tanpa melibatkan komputer yang lain
  • Kemudahan dalam mengidentifikasi titik trouble


Kekurangan:

  • Biaya yang dikeluarkan termasuk tinggi
  • Boros dalam pemakaian kabel karena semua komputer atau Workstation seminimal-minimalnya memiliki dua penghubung
  • Diperlukan ruangan yang lumayan besar dalam membangun jaringan komputer tersebut

 

5. Topologi Tree


Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.




Kelebihan:

  • Mudah untuk digunakan dalam jaringan yang luas
  • Apabila ada gangguan mudah untuk dideteksi
  • Kemudahan dan keunggulan dalam manajemen data
  • Kemudahan dalam pengelompokan workstation yang sejenis


Kekurangan:

  • Karena banyaknya sambungan maka lalu lintas bisa dibilang lambat
  • Apabila hub eror, maka komputer yang tersambung juga eror
  • Penggunaan biaya tergolong besar
  • Penggunaan kabel termasuk boros
  • Komputer tingkat tinggi eror maka komputer tingkat rendah juga eror
  • Lalu lintas dan sinyal tergolong lambat karena terbagi-bagi

6. Topologi Linier

Topologi linier bisa juga disebut dengan topologi bus yang beruntut. Kabel utama terhubung dengan dengan setiap komputer dengan penyambung T, lalu pada ujungnya dipasang terminator.

Untuk jenis sambungan yang digunakan adalah sambungan BNC (British Naval Connector).


Berikut 3 jenis penyambung yang terdapat pada topologi linier:
BNC, penyambung ini berfungsi untuk mempertemukan kabel komputer ke sambungan T
Sambungan T, berguna untuk mempertemukan kabel komputer dengan kabel utama
Terminator, sebagai pengakhir dari topologi bus
BNC Barrel konektor, Untuk menyambung 2 kabel BNC.

Maksimal komputer yang bisa disambungkan adalah 5-7 buah saja.
Kelebihan dan kekurangan Topologi Linier



Kelebihan:

  • Mudah dalam pengembangannya
  • Hanya sedikit kabel yang digunakan
  • Tidak ada kendali pusat
  • Tata peletakan kabel lumayan sederhana
  • Terminator bisa dikurangi atau ditambah tanpa mengganggu lalu lintas data.


Kekurangan

  • Sangat susah dalam mendeteksi kesalahan yang terjadi
  • Lalu lintas data bisa terbilang padat
  • keamanan dan privasi kurang karena ada pihak ke tiga yang dilalui
  • Kecepatan lalu lintas data sesuai dengan jumlah workstationnya, apabila banyak maka akan menurun kecepatannnya



7. Topologi Hybrid

Topologi hibrid adalah topologi yang luas yang mana topologi tersebut adalah gabungan dari 2 atau lebih jenis topologi yang lainnya. Topologi hybrid tersebut memiliki semua ciri-ciri dan sifat dari jenis topologi yang ada di dalamnya.

Pembuatan topologi hybrid tersebut bertujuan untuk memaksimalkan kelebihan dari tiap-tiap jenis topologi dasar di dalamnya. Ketika jenis topologi dasar terhubung dengan jenis topologi dasar yang beda jenis, maka tidak ada karakter yang ditampilkan dari keduanya.

contohnya begini:

Topologi bintang digabungkan dengan topologi bintang maka masih topologi bintang, sedangkan topologi bintang digabungkan dengan topologi bus maka sudah bisa dikatakan sebagai topologi hibrida.

bintang?bintang=bintang

bintang?bus=hybrida

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrida




Kelebihan:

  • Kelemahan dari masing-masing topologi dasar dapat diatasi
  • Bisa diterapkan di lingkungan jaringan yang berbeda, karena fleksibel dalam perancangannya
  • Kecepatan topologi konsisten dan stabil
  • ketika jaringan satu ada kerusajkan maka tidak mengganggu jaringan yang lainnya
  • Cocok dengan jaringan yang berskala besar
  • Bisa mengurangi space jaringan yang terbuang


Kekurangan:

  • Biayanya mahal karena merupakan gabungan dari topologi yang lainnya
  • proses pemasangan dan pengaturan cukup terbilang rumit
  • Manajemen jaringannya sulit
  • Harus tersedia ruangan yang luas karena penggunaan kabel yang banyak
  • Boros dalam penggunaan kabel karena di setiap jaringan terdapat kabel

 


8. Topologi Peer to Peer

Inilah topologi paling sederhana dan paling dasar dari semua topologi yang ada. Jenis topologi ini hanya terdapat 2 komputer yang saling terhubung dengan satu kabel saja.

Tujuan dari topologi Peer to Peer adalah supaya masing-masing komputer bisa saling terhubung satu sama lain tanpa harus melalui server lain sehingga masing-masing komputer tersebut bisa menjadi server sendiri.
Kelebihan Dan Kekurangan Topologi Peer to Peer

Kelebihan:

  • Sangat hemat dalam penggunaan kabel karena hanya satu kabel saja yang dipakai
  • Setiap komputer bisa menjadi server
  • Proses pemasangan mudah


Kekurangan:

  • Dari segi keamanan sangat rendah, karene tiap komputer tingkat keamanannya berbeda-beda
  • Sangat susah untuk ditambahkan dengan komputer lain
  • karena tiap komputer menjadi server maka apabila salah satu ada yang eror, maka untuk akses data ke komputer yang eror tersebut juga terganggu

Sumber :

 

http://www.adalahcara.com/2014/09/macam-pengertian-topologi-jaringan-komputer.html

https://hidupsimpel.com/macam-macam-topologi-jaringan/

  

Minggu, 10 Oktober 2021

Testing Uji Konektivitas Kabel LAN UTP Straight Trought dan Cross Over

 

TUGAS KELOMPOK 2 MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER


Crimping Cable UTP (Unshield Twisted Pair)

Pengertian Crimping

Crimping Adalah proses dimana sebuah kabel jaringan di proses agar mampu menjadi sebuah kabel jaringan yang utuh atau sempurna, atau singkatnya crimping adalah cara membuat kabel jaringan.

Setelah mengetahui Berbagai Kabel Jaringan Komputer Lan, kita akan melakukan crimping terhadap kabel UTP menggunakan konektor RJ-45 agar bisa digunakan untuk menghubungkan hardware komputer. Sebelum kita mulai, bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah :

1. Tang Crimping

Tank crimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengkrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui. Fungsi Crimping Tool, diantaranya :

1. Digunakan untuk memotong kabel

2. Digunakan untuk mengelupas kabel

3. Digunakan untuk meng_crimping RJ-45

2. Kabel UTP

pengertian kabel UTP atau kepanjangannya Unshielded twisted-pair. Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.

Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki kode warna berbeda. Kabel UTP tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan.

Fungsi kabel UTP yaitu digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

3. Konektor RJ 45

RJ-45 adalah konektor kabel Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya.

Konektor kabel RJ 45 Mediatech memiliki konfigurasi tiga macam, sesuai dengan perangkat yang ingin dihubungkannya:

Straight Through Configuration

Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan dengan tingkat hierarki yang berbeda. Sebagai contoh adalah ketika kita menghubungkan PC ke jaringan komputer kita di kantor lewat switch. Tipe kabel jenis ini lebih umum digunakan dan relatif lebih mudah dalam penyusunan kabelnya saat memasang konektor RJ-45.

Cross Over Configuration

Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan hierarki setingkat, sebagai contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router.

Kabel Rollover

Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk mengakses router dengan PC/laptop kita. Konfigurasi kabel jenis ini cukup simpel karena kita tinggal membalik urutan kabel yang kita pasang di satu sisi. Misal kita menggunakan standar 568B (standar untuk kabel straight through), maka kita tinggal membalik urutan menjadi coklat untuk urutan pertama di ujung kabel yang lain.

Fungsi RJ-45

Konektor RJ-45 berfungsi sebagai penyambung antara kabel UTP (Unsield Twisted Pair) ke Transceiver.RJ-45 dikhususkan penggunaannya untuk kabel UTP saja, biasanya konektor RJ-45 dan kabel UTP ini sering digunakan untuk keperluan jaringan komputer.

4. LAN Tester
LAN Tester adalah alat untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis.

Setelah kita mengetahui fungsi dari masing-masing kabel, maka selanjutnya kami akan melakukan praktikum membuat kabel stright dan cross.

Simak video dibawah ini :




A. Cara membuat kabel Straight

Adapun langkah-langkah membuat kable Straight adalah sebagai berikut :

1. Kupas/ potong bagian ujung kabel UTP, kira-kira 5/8 cm menggunakan Tank Crimping.

2. Buka pilinan kabel menjadi 8 bagian, kemudian luruskan dan urutankan kabel sesuai standar kabel straight.

3. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel menggunakan tank Crimping atau alat lainya.

4. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dengan posisi pengunci konektor konektor Rj-45 berada di bagian bawah serta pastikan semua kabel posisinya sudah benar dengan posisi sebagai berikut:

5. Selanjutnya lakukan crimping menggunakan tank crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah menggigit tiap-tiap kabel. Biasanya akan terdengar suara "klik".

B. Cara membuat Kabel cross
Membuat kabel cross memiliki langkah yang hampir sama dengan kabel straight, perbedaan hanya terletak pada urutan warna dari salah satu ujung kabel. Berbeda dengan kabel straight yang memiliki urutan warna sama di kedua ujung kabel.

Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel ikut masuk kedalam konektor.

Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah dibuat tadi dengan menggunakan Lan Tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing-masing port yang tersedia pada Lan Tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang dibuat. Jika benar berarti kabel siap dipasang pada jaringan, namun, jika terjadi kesalahan pada pemasanan kabel pada konektor, maka untuk membuat ulang harus memotong dan mengulang cara seperti yang dijelaskan dipoint pertama.

Senin, 27 September 2021

RESUME PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER

 RESUME PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER

HUB & SWITCH

Hub dan Switch memiliki fungsi yang nyaris sama, yakni menghubungkan port yang ada di komputer dengan menggunakan satu perangkat saja.

1.             HUB


* sumber: www.amazon.com

Hub sebuah perangkat yang memungkinkan Anda untuk mentransfer berbagai data dengan mengandalkan port hub yang sudah tersedia. Anda 2 tipe penggunaan Hub, yakni Hub pasif dan Hub Aktif. Untuk Hub aktif memiliki fungsi sebagai repeater. Jadi, Hub tipe ini bisa mengirimkan transmisi yang sudah diperkuat. Sedangkan untuk Hub pasif sendiri memiliki fungsi yang bisa memisahkan dan membagi sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke jaringan.

2.             SWITCH


* sumber: www.cisco.com

Switch akan membiarkan penggunanya untuk mengatur setiap port yang ada. Jadi, Switch juga bisa didefinisikan sebagai sebuah jaringan yang bisa menghubungkan banyak jaringan berdasarkan MAC Address.

Switch dibagi menjadi switch manage dan switch unmanaged. Jika Anda memiliki jaringan dalam jangkauan yang kecil, seperti di rumah atau kantor kecil, maka gunakanlah switch unmanaged. Tipe Switch ini lebih praktis dan tidak perlu mengatur konfigurasi tertentu. Cukup sambungkan kabel LAN ke Switch dan setiap komputer akan terhubung pada jaringan.

Namun, jika Anda memiliki jaringan yang lebih luas, maka Anda bisa mengandalkan tipe switch manage di mana Anda bisa mengatur kecepatan port, host, dan lainnya. Selain itu juga, dengan switch manage ini, Anda bisa membuat VLAN (Virtual LAN).

Referensi : https://carisinyal.com/perbedaan-hub-dan-switch/

BRIDGE

Bridge atau network bridge yang dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan jembatan jaringan merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak dipergunakan untuk memperluas jaringan atau membuat segmen jaringan.


*sumber: wireless.bridge

Bridge mampu menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network) komputer. Selain itu, bridge juga digunakan untuk mengubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ehernet. Bridge biasanya menggunakan topologi tree. Artinya, hanya ada sebuah rute untuk berbagai tujuan transmisi atau paket data yang akan dipindahkan.

Cara kerja bridge jauh lebih canggih daripada repeater, walau begitu belum secanggih router. Bridge bekerja pada lapisan data link layer model OSI (Open System Interconnection). Dengan model OSI, bridge mampu menghubungkan jaringan komputer yang menggunakan metode transmisi yang berbeda atau medium access control yang berbeda. Berbeda dengan router yang bekerja pada lapisan jaringan dan repeater yang bekerja pada lapisan fisik.

Fungsi Bridge

1.             Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh.

2.             Otonomi dari Masing-masing Jaringan.

3.             Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan.

Kelebihan dan Kekurangan Bridge

Kelebihan bridge adalah ia hanya bisa bekerja pada lapisan Data Link, sehingga tidak dimungkinkan terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. Selain itu, bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti NetBEUI dan LAT yang tidak mungkin dilayani oleh router.

Walau begitu, bridge memiliki kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi melalui jalur atau protokol yang berbeda. Selain itu, bridge juga hanya meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya dengan kecepatan 10 MBPS. Bridge juga hanya meneruskan transmisi tanpa bisa menerjemahkan komunikasi antar protokol.

Cara Kerja Bridge

Bridge dapat diibaratkan seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater bekerja dengan cara menerima sinyal yang datang dari sebuah kabel jaringan, melakukan amplifikasi pada sinyal tersebut, kemudian mengirim sinyal tersebut ke kabel jaringan lainnya. Repeater melakukan kerjanya ini secara buta tanpa memperhatikan isi pesan yang terkandung dalam sinyal tersebut.


Sumber: cara kerja bridge

Bridge mampu memahami isi dari sinyal yang datang. Bridge mampu menerima sinyal dan secara otomatis menemukan alamat tiap-tiap komputer di dua jaringan yang terhubung melalui bridge. Kemudian bridge juga mampu memilah pesan yang datang dari satu sisi jaringan, kemudian melakukan broadcast di jaringan lainnya, namun jika dan hanya jika sinyal pesan dari satu jaringan tersebut memang ditujukan untuk diinfokan pada jaringan yang lain.

Referensi : https://www.nesabamedia.com/pengertian-bridge-dan-fungsi-bridge/

REPEATER

Repeater ialah suatu alat atau juga perangkat yang memiliki fungsi untuk dapat menyebarkan jangkauan sinyal. Sinyal Wifi yang belum terjangkau oleh sinyal dari server, yang mana tujuan dari hal itu ialah untuk bisa menangkap sinyal Wifi. repeater ini dibuat menjadi dua alat ialah sebagai penerima sinyal dari server (client) serta sebagai penyebar sinyal Wifi (Accesspoint).


Sumber: pendidikan.co.id

Fungsi Repeater

1.             Untuk mencakup daerah yang lemah sinyal dari server (pemancar).

2.             Untuk dapat memudahkan akses sinyal Widi yang dari server.

3.             Untuk dapat meluaskan jangkauan sinyal dari server atau juga pemancar.

Macam Jenis Repeater

1.             Telephone Repeater

Telephone Repeater ini merupakan jenis repeater yang dipasang disaluran telepon itu dengan sinyal yang akan terdegradasi yang disebabkan jarak tempuh yang jauh itu menjadikan sinyal yang diterima oleh para user telepon itu dapat lebih lepas.

2.             Optical Communications Repeater

Optical Communications repeater ini merupakan jenis repeater yang memiliki fungsi menguatkan jangkauan sinyal pada kabel serat optik (fiber optic cable). Untuk jenis repeater ini, didalam serat kabel optik tersebut terdapat suatu informasi digital dengan secara fisik berwujud sebagai light pulses (pulsa cahaya) yang terbuat itu dari foton yang bisa tersebar dengan secara mengacak itu dalam kabel serat optik.

3.             Radio Repeater

Radia repeater ini merupakan jenis repeater yang memiliki fungsi untuk dapat menguatkan sinyal radio. Pada dasarnya , jenis repeater ini memiliki satu antena yang berfungsi dan juga secara receiver serta transmitter. Untuk Repeater jenis ini akan mengubah frekuensi sinyal yang bisa menerima itu sebelum dipancarkan kembali. Sinyal tersebut dipancarkan dengan melalui sinyal repeater ini akan bisa/dapat menembus objek penghalang.

Cara Kerja Repeater

Fungsi repeater ialah untuk dapat menyebarluaskan jangkauan jaringan Wifi. Hal tersebut dapat dijalankan dengan cara menerima sinyal data serta kemudian dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal tersebut sudah masuk ke repeater yang dikuatkan terlebih dahulu dengan kedua komponen dasarnya yang memiliki tugas untuk menerima data sinyal dari transmitter serta juga yang kedua untuk memancarkan kembali data sinyal itu.

Setelah menerima data sinyal dari transmitter, repeater tersebut akan menjalankan perubahan frekuensi dapat mengeluarkan manfaat untuk sinyal data yang dipancarkan itu bisa menjadi lebih kuat. Untuk itu, sinyal tersebut juga akan menjadi lebih kuat serta mempunyai cakupan yang lebih luas. Repeater ini mempunyai dua (2) sistem yang sering dipakai. Sistem repeater di dalam jaringan dinamakan dengan analog repeater serta juga digital repeater.

Kelebihan serta Kekurangan Repeater

Kelebihan Repeater

1.             Sebuah perangkat digital yang memperkuat, membentuk ulang, atau juga membuat kombinasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital pada transmisi ulang.

2.             Repeater ini bekerja pada sinyal sinyal fisik yang sebenarnya, sehingga jangan mencoba dalam menginterpretasikan data yang dikirim

3.           Bisa menguatkan sinyal

Kekurangan Repeater

1.             Tembaga untuk serat

2.             Memnjangkan jarak fisik perangkat jaringan

3.             Repeater harus diletakkan pada tempat yang tinggi

Referensi : https://pendidikan.co.id/pengertian-repeater-fungsi-jenis-cara-kerja-kelebihan-dan-kekurangan/

ROUTER

Router adalah suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.


Sumber: https://fungsi.co.id/wp-content/uploads/2019/08/router-1.jpg

Setiap router mempunyai fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol) yang dapat disetting sedemikian rupa sehinga dapat membagi IP address, selain itu pada router juga terdapat NAT (Network Address Translator) merupakan fasilitas yang memungkinkan suatu alamat IP atau koneksi internet dapat dibagikan kepada alamat IP lain.

Fungsi Router

Fungsi dari router yaitu sebagai penghubung dua jaringan atau lebih yang akan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya, fungsi utamanya yakni untuk membagi atau mendistribusikan IP Addres, secara statis atau DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol kepada seluruh komputer yang tersambung ke router tersebut. Dengan adanya IP Addres unik yang dibagikan dari router kepada masing-masing komputer, maka setiap komputer akan saling terhubung juga dapat melakukan komunikasi, dengan jaringan LAN atau internet.

Router dapat digunakan untuk menyambungkan banyak jaringan kecil kepada jaringan yang lebih besar, yang dinamakan dengan internetwork atau membagi suatu jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk peningkatan kinerja dan juga memudahkan manajemennya. Router dapat digunakan untuk menyambungkan LAN ke suatu layanan telekomunikasi seperti pada digital subscriber line “DSL”, router yang dipakai untuk menyambungkan LAN ke suatu koneksi leased line seperti T1 atau T3 biasa dinamakan dengan acces server.

Jenis-Jenis Router

1.                  Router Aplikasi antara lain :

a.    Wingate

b.    WinProxy

c.    Winroute

2.             Route Hardware

Router hardware merupakan hardware yang mempunyai kemampuan sama dengan router, dengan kemampuan tersebut, hardware ini dapat digunakan untuk:

a.    Membagi alamat IP (IP address)

b.    Membagi jaringan internet di suatu wilayah, misalnya router sebagai acces point dan wilayah yang mendapat IP address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.

3.             Router PC

Router PC merupakan suatu komputer dengan spesifikasi tinggi yang dimodifikasi sehingga dapat berfungsi sebagai router, beberapa spesifikasi minimum yang harus ada pada komputer tersebut adalah:

a.       Prosessor Pentium II dengan hard drive 10 GB dan RAM 64.

b.      Terdapat LAN Card.

c.       Sistem operasi khusus router PC, Mikrotik.

4.             Router Statis

Router yang mampu untuk melakukan proses routing (penghalaan) dari suatu jaringan dimana prosesnya dilakukan secara manual oleh seorang administrator.

5.             Router Dinamis

Router yang dapat melakukan proses routing (penghalaan) dapat berjalan secara otomatis dan dinamis setelah melalui pengaturan oleh seorang administrator jaringan.

6.             Router Wireless

Router Wireless, merupakan router yang dapat bekerja tanpa menggunakan kabel karena hanya mengandalkan media udara untuk mengirimkan paket data.

Cara Kerja Router

Fungsi utama router adalah merutekan paket, router memiliki kemampuan routing, artinya router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan paket akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host satu network ataukah berada dinetwork yang berbeda. Apabila paket ditujukan untuk host pada network lain maka router akan meneruskannya ke network tersebut, sebaliknya jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.

Router memiliki pencatatan metric prefix yang dalam tabel routing, setiap alur transmisi jaringan akan memiliki metric prefix-nya masing-masing, dari metric prefix ini kemudian router membuat tabel routing, ketika kalian mengirimkan suatu data dari jaringan yang satu jaringan yang lainnya, router akan memilih metric prefix dalam tabel routing yang menunjukkan nilai paling optimal dan meneruskan informasi yang kita kirim melalui jalur tersebut.

Router mempunyai fungsi utama untuk menganalisis paket data yang masuk melaluinya, melakukan seleksi paket data tersebut kemudian yang terakhir adalah mengirimkannya ke tempat tujuan dapat ke jaringan atau komputer tertentu.

Referensi: https://fungsi.co.id/fungsi-router/

ACCESS POINT

Access point adalah suatu perangkat jaringan komputer yang dapat menghubungkan peranti nirkabel dengan jaringan lokal dengan menggunakan teknologi seperti wifi, bluetooth, wireless, dan lain – lain. Biasanya access point menggunakan router, hub, atau switch sebagai perangkat keras untuk menghubungkan peranti nirkabel dengan jaringan lokal yang telah dibuat oleh administrator.


Sumber: www.immersa-lab.com

Perangkat access point ini memiliki antena dan transceiver yang digunakan sebagai penerima dan penyebar sinyal untuk dihubungkan dengan peranti yang terhubung. Untuk dapat terhubung, pemilik perangkat biasanya diharuskan untuk memasukkan password yang telah dibuat oleh administrator jaringan.

Fungsi Access Point

Secara umum fungsi dari access point adalah sebagai perantara lalu lintas data dari client (perangkat yang terhubung seperti laptop, smartphone, komputer, dan lain – lain ) dengan jaringan lokal yang telah dibuat (wifi, wireles, dan lain – lain). Adapun fungsi lainnya seperti berikut:

1.             Sebagai penyebar sinyal internet melalui gelombang radio kepada perangkat yang terhubung.

2.             Sebagai penghubung antara jaringan lokal yang memakai kabel dengan jaringan nirkabel (wifi, wireless, bluetooth).

3.             Sebagai alat untuk mengatur IP Address secara otomatis terhadap perangkat yang terhubung, fungsi ini mirip dengan fungsi DHCP atau dynamic host configuration protocol.

4.             Sebagai pengaman dengan menerapkan fitur keamanan WEP atau WAP yang biasanya disebut dengan Shared Key-Autenthication (akses wifi dengan password tertentu).

Referensi: https://www.immersa-lab.com/pengertian-access-point-beserta-fungsinya.htm

Network Interface Card (NIC)

NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card (baca juga: fungsi LAN card) dan juga Ethernet Card.


Sumber: dosenit.com

NIC dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.

Jenis – Jenis dari NIC

1.             Network Interface Fisik / Physica

Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.

2.             Network Interface Logis / Logical

Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.

Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

Tugas utama sebagai converter atau pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :

1.             Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya.

2.             Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan.

3.             Menerima data dari komputer lain.

4.             Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima.

Referensi : https://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/pengertian-nic

WiFi USB

Wifi adapter adalah sebuah perangkat yang memberikan konektivitas nirkabel pada PC maupun laptop. Wifi adapter atau yang lebih dikenal dengan istilah Wireles Local Area Network (WLAN) card ini pada umumnya terpasang menjadi satu dengan motherboard baik pada PC maupun laptop. Pada umumnya wifi adapter beroperasi dalam dua mode yaitu mode infrastruktur dan mode ad-hoc. Dalam mode infrastuktur, data pada jaringan ditransfer menggunakan access point yang berfungsi sebagai pusat.


Sumber : www.nesabamedia.com

Semua koneksi yang terlibat dalam jaringan tersebut akan berbagi identitas service set identifier (SSID) yang sama sebagai access point. Selain itu juga akan menggunakan kode keamanan seperti WEP atau WPA sesuai dengan pengaturan. Sementara itu pada mode ad-hoc, koneksi jaringan tidak membutuhkan access point dan secara langsung bisa terhubung dengan semua perangkat wireless. Pada mode konektivitas jenis ini, koneksi mode ad-hoc harus menggunakan saluran dan SSID sama.

Fungsi Wifi Adapter

Wifi adapter memiliki fungsi khusus untuk menerima dan menyebarkan atau membagikan sinyal koneksi wifi dari satu komputer ke komputer lainnya. Pada sistem jaringan, wifi adapter juga bisa digunakan untuk menukar koneksi antara PC dan laptop secara mudah dan cepat. Dengan adanya wifi adapter ini, kita bisa terhubung ke jaringan hotspot wifi disekitar rumah kita atau jika kita ingin berbagi file pada PC atau laptop lain melalui jaringan wifi bisa dilakukan dengan perangkat ini. Maka dari itu, wifi adapter ini memiliki fungsi yang penting sekali dan ‘wajib’ disematkan pada perangkat elektronik seperti PC maupun laptop.

Wifi Adapter Model USB


Sumber : USB Wifi Adapter

Penggunaan Wifi adapter jenis USB ini juga menawarkan beberapa keuntungan, yaitu mengurangi penggunaan kabel, tidak perlu meng-install perangkat keras internal, dan dapat digunakan pada banyak device sekaligus.

Referensi : https://www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-wifi-adapter/

NAS (Network Attached Storage)

Network Attached Storage adalah perangkat atau alat yang digunakan untuk menyimpan data. Biasanya  sistem operasi yang digunakan eksklusif untuk menyiapkan dua instrumen yaitu back up data yang disertai dengan menyebarkan atau share data.


Sumber : ilmudasar.id

NAS termasuk hardware yang sangat komplit. Bahkan, NAS juga memiliki software atau aplikasi bawaan yang bisa digunakan untuk menyimpan, back up dan share data. Jadi dengan alat ini anda tidak lagi membutuhkan aplikasi ketiga karena aplikasi bawaannya sendiri sudah tersedia.

Fungsi NAS

1.             Mengakses Data Lebih Cepat

Jika menggunakan NAS, proses akses data bisa lebih cepat. Karena hardware ini sudah progress dengan LAN atau Local Area Network. Sehingga NAS membantu anda dalam mengelola data tanpa meluangkan atau menyita waktu yang cukup banyak.

2.             Minim Biaya dan Perawatan Mudah

Selain sudah ada instruktur untuk perawatan dan perbaikan, NAS dibuat dengan simple dan ringan. Sehingga anda juga bisa merawatnya sendiri. Tentunya ini menghemat biaya perusahaan daripada harus membeli hardware data yang biaya maintenance nya saja begitu mahal dan besar.

3.             Ada Softwer Open Source

Dengan NAS, anda tidak perlu lagi menginstal software dari pihak ketiga karena software ini sudah terinstal secara otomatis di dalam perangkat. Jadi, NAS bisa dibilang sistem penyimpanan data berbasis jaringan yang cukup lengkap.

4.             Progres Untuk Semua Format Data

Perangkat NAS tidak hanya progress untuk data kerja yang berformat word, PowerPoint atau aplikasi yang berbasis arsip dan berkas saja. Tetapi perangkat Network Attached Storage juga bisa dijadikan sarana penyimpan data kerja yang berformat video, Lagu, Image dan lain lain.

5.             Bisa Untuk Back Up Data

Perangkat penyimpan data NAS ternyata juga bisa digunakan untuk back up data. Sehingga kekhawatiran kita jika suatu saat data yang tersimpan mengalami masalah, maka masih ada penyimpan data lainnya yang masih bisa diselamatkan. Selain itu, dengan kemampuan back up data ini, kita tidak perlu riskan dan was was kalau data kita akan dicuri, diretas atau dirusak oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab.

6.             Terdapat Fitur DataShare Media

NAS memiliki fitur data share media. Fungsi dari aplikasi ini adalah memungkinkan pengiriman data terhadap perangkat yang berbeda beda dalam waktu yang sangat cepat. Jadi, dengan adanya NAS ini, pihak operator bisa men share data yang tersimpan ke seluruh komputer yang ada di dalam ruangan tersebut secara bersamaan.

Referensi : https://ilmudasar.id/pengertian-dan-fungsi-nas/